Menyembuhkan sakit kepala dan darah tinggi tanpa obat
January 31, 2009 by admin
Filed under Testimonial
Widodo Hanggoro Seorang pengusaha percetakan di Jakarta
Sebelumnya dia mempunyai penyakit Hepatitis dan Trigleserin ( Biasanya sering kesemutan pada bagian telapak tangan). Selama menggunakan Kalung BioFIR sakit / kesemutan tersebut tidak lagi dirasakan. manfaat dari kalung tersebut benar-benar ada kata beliau, bahkan beliau berujar “bukan saya saja yang merasakan manfaatnya, tetapi orang-orang terdekat saya juga.
Widodo juga menceritakan testimoni dari orang-orang terdekatnya, berikut ceritanya :
Kakak kandung saya (Prasetyo Hendarto) sering mengalami sakit darah tinggi. Biasanya berobat ke dokter, tapi kondisinya membaik apabila minum obat. Kalau obatnya habis, ya sakit lagi. Nah, 4 hari yang lalu kakak kandung saya mengalami sakit darah tinggi yang cukup luar biasa, sampai-sampai dia tidak masuk kerja (hanya tiduran saja). Kemudian saya sarankan menggunakan Kalung Bio FIR. Selama kurang lebih 3 hari kakak saya menggunakan kalung tersebut, penyakitnya berangsur hilang dan sekarang sudah sembuh total. Kami percaya dengan khasiat dari kalung tersebut sungguh luar biasa.
Teman kerja saya, namanya Yusvita, sering mengalami sakit kepala yang sangat. Sakit tersebut datangnya tiba-tiba dan sangat mengganggu aktifitas kerjanya. Kebetulan saat sakitnya menyerang, saya langsung meminjamkan kalung saya kepadanya. Dalam beberapa jam sakit kepalanya berangsur-angsur berkurang, lalu saya sarankan untuk menggunakan sampai esok. Besok pagi harinya, saat bertemu di kantor saya lihat kelihatan sudah kembali normal (biasanya beberapa hari baru sembuh / sehat kembali). Saya tanyakan kepada teman saya, “Apa sudah baikan sakit kepalanya?”. Teman saya menjawab, “Alhamdulillah sudah enakan dan sakit kepalanya sudah sembuh”.
Apnoea dan kantuk gejala dini serangan stoke
January 31, 2009 by admin
Filed under Tips & artikel kesehatan
Apabila Anda mengalami rasa kantuk berlebihan setiap hari. anda harus waspada, Sebab bisa jadi itu gejala awal stroke..
Berdasarkan hasil penelitian ilmuwan Amerika Serikat (AS), rasa kantuk yang berlebihan setiap hari merupakan tanda awal serangan stroke. Dalam penelitian yang dipimpin Dr Bernadette Boden-Albala, asisten profesor bidang neurologi pada Universitas Columbia, New York, AS, orang yang sering mengantuk berisiko mengalami stroke dua hingga empat kali lebih tinggi.
Kesimpulan Dr Boden-Albala berdasarkan penelitian terhadap sekitar 2.000 responden yang sering mengantuk dan tertidur dalam berbagai situasi. Dalam riset itu, mereka juga meneliti orang yang tertidur ketika menonton televisi, duduk, saat berbicara bersama, duduk terdiam setelah makan siang tanpa mengonsumsi alkohol, dan tiba-tiba berhenti mengemudi saat berkendaraan. Setelah dua tahun, ternyata orang yang beberapa kali suka mengantuk dalam sehari, risiko terkena stroke itu 2,6 kali lebih besar.
Sementara itu, orang yang mengantuk secara sangat berlebihan risiko terkena stroke meningkat menjadi 4,5 kali lebih besar. Penelitian itu juga menemukan bahwa risiko serangan jantung atau kematian akibat penyakit kardiovaskular ikut meningkat akibat mengantuk setiap hari.
Dr Boden-Albala menambahkan, penelitiannya itu menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur mudah kelelahan sepanjang hari.
“Hasil penelitian ini akan sangat membantu memberikan pengertian kepada pasien terhadap masalah tidur dan efek dalam jangka panjang,” tuturnya.
Pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang yang menderita apnoea (yaitu tiba-tiba berhenti napas sejenak saat tidur) memiliki risiko tinggi terkena stroke. Bisa jadi, rasa mengantuk pada siang hari akibat dari kurangnya kualitas tidur malam itu juga terkait apnoea.
Dr Heinrich Audebert, dokter konsultan stroke di Rumah Sakit St Thomas dan Guys di London, menemukan bahwa temuan hasil penelitian Dr Boden- Albala dan kawan-kawannya sangat beralasan.
“Apnoea adalah faktor risiko stroke yang sering ditemui pada negara negara di kawasan Mediterania,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pasien yang mengalami apnoea meningkatkan level tekanan darahnya sepanjang malam. Salah satu penyebab potensial dari hasil penelitian ini bisa jadi tidak terdiagnosis sebelumnya karena kerusakan jaringan otak. Kerusakan itulah yang mengakibatkan rasa kantuk selama seharian.
“Untuk itu, kami menyarankan kepada para pasien yang sulit tidur malam menjalani skrining apnoea,” ujarnya. Hal itu sangat penting. Sebab, berdasarkan laporan terakhir, setiap tahun ada sekitar 150.000 orang di Inggris yang mengidap stroke.

